Diet OCD adalah metode
menurunkan berat badan yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier hingga
mengubah
bentuk tubuhnya dari gemuk menjadi kekar seperti saat
ini. Belakangan ini Deddy Corbuzier menjadi perbincangan, terutama di
jejaring sosial, dikarenakan program diet kontorversi yang
diperkenalkannya dengan nama Obsessive Corbuzier’s Diet (OCD).
Apa itu OCD ala Deddy Corbuzier?
OCD yang didengungkan Deddy, disebut sebagai metode kuno dari Tiongkok, yang sering digunakan oleh para biksu Shaolin.
“This is an ancient Chinese secret. That people forget and don’t care,” tulis Deddy di dalam buku elektroniknya.
Bila di jenis diet lain seseorang
diwajibkan untuk melakukan sarapan agar tidak kekablasan di siang
hari,justru di dalam OCD ini pelaku diet diminta untuk menghindari yang
namanya sarapan. Dan ini pun menjadi kontroversi tersendiri di kalangan
pelaku diet.
Selain itu, metode dari OCD ini difokuskan pada pola puasa atau membatasi waktu makan, dan menghindari sarapan pagi.
Deddy menyebutkan, OCD ini terinspirasi
dari seorang supir yang pernah ia temui sekitar 5 tahun lalu, di Hong
Kong. Kala itu, kedatangan Deddy ke sana untuk mengambil sertifikat
instruktur bela diri, dan menghabiskan hampir satu minggu dengan mobil
sewaan dengan supirnya itu. Yang membuat Deddy kaget, supir itu sudah
berusia 72 tahun, dengan wajah dan perawakan seperti 40 tahunan.
“It’s impossible I think. So I asked him how can he achieved that,” tulisnya.
Ternyata, rahasia itu pun dibocorkan
oleh sang supir ke Deddy, dan saat itu dianggap tidak masuk akal namun
menarik. “Ide ini saya pelajari dari dia selama 4 hari berturut-turut,
hingga saya tahu bahwa ia adalah mantan biarawan Shaolin dari Cina,”
jelasnya.
Sesampainya di Jakarta, Deddy mengaku
kalau ini lenyap begitu saja, dan ia pun masih berkutat dengan diet yang
lama. Tapi, Deddy mendadak stres ketika ia harus tampil di televisi
dengan kondisi tidak mengenakan pakaian, karena dia menganggap tubuh
yang dimilikinya tidak bagus.
“Lalu saya teringat dengan apa yang saya
pelajari dari supir taksi tersebut. Saya menelaahnya, dan mencari
penjelasan logisnya di internet selama 1 bulan penuh, hingga saya yakin
apa yang dikatakannya dulu adalah benar, dan bisa dicoba dan saya
mencobanya,” jelasnya. “Here I am with 8 packs stomach and going
younger,” tambahnya.
Berikut ini beberapa kontroversi dalam diet OCD ala Deddy Corbuzier yang ternyata banyak diikuti orang:
1. Tidak Sarapan
Sarapan dianggap bikin ngantuk dan membuat orang justru ingin makan dan makan lagi.
1. Tidak Sarapan
Sarapan dianggap bikin ngantuk dan membuat orang justru ingin makan dan makan lagi.
2. Puasa dengan jangka waktu 16 jam, 18 jam, 20 jam, 24 jam
Untuk pola puasa yang digunakan di dalam OCD ini bukan seperti pola puasa pada umumnya, yang tidak boleh makan dan minum selama 13 jam, dari mulai terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Sedangkan pada OCD waktu puasanya adalah 16, 18, 20 bahkan 24 jam. Meski berpuasa, para pelaku boleh mengonsumsi minuman dengan syarat 0 kalori.
Untuk pola puasa yang digunakan di dalam OCD ini bukan seperti pola puasa pada umumnya, yang tidak boleh makan dan minum selama 13 jam, dari mulai terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Sedangkan pada OCD waktu puasanya adalah 16, 18, 20 bahkan 24 jam. Meski berpuasa, para pelaku boleh mengonsumsi minuman dengan syarat 0 kalori.
– Berpuasa selama 16 jam dan makan hanya 8 jam
Ini artinya, apabila di hari pertama
Anda memulai untuk melakukan IF/OCD pada pukul 1 siang, itu berarti Anda
hanya diperbolehkan untuk makan sampai jam menunjukkan pukul 9 malam.
Lewat dari jam itu, menandakan saatnya
Anda untuk berpuasa selama 16 jam. Ingat, bukan berarti Anda tidak boleh
minum. Minumlah, tapi juga harus dikontrol.
Bagi pemula, ada baiknya untuk memulai
dengan jendela makan yang satu ini. Ada baiknya, lakukanlah sampai Anda
benar-benar dapat memahami kondisi tubuh sendiri.
– Berpuasa selama 18 jam dan makan hanya 6 jam
Sederhanya, Anda hanya mengurangi jadwal
puasa Anda, yang tadinya sampai pukul 9 malam, dengan jendela makan
yang ini Anda hanya boleh makan hingga pukul 7 malam, apabila Anda
memulainya pada pukul 1 siang.
Setelah Anda berhasil melewati puasa
yang pertama, silahkan untuk melakukan dengan jendela makan nomor 2 ini.
Sama seperti di atas, lakukanlah sampai Anda benar-benar dapat memahami
kondisi tubuh.
– Berpuasa Selama 20 jam dan makan hanya 4 jam
Ini juga seperti peraturan nomor 1 dan
nomor 2. Bila Anda mulai ‘breakfast’ pada pukul 1 siang, berarti hanya
boleh makan sampai pukul 5 sore.
Untuk memulai yang satu ini, disarankan
untuk melakukannya secara perlahan. Apabila badan masih kaget, silahkan
kombinasi semuanya.
– Puasa 24 jam
– Puasa 24 jam
Terdengar menakutkan memang. Artinya,
Anda hanya makan sekali dalam sehari. Jam berapa saja, makan apa saja,
dan sebanyak apa saja. Ingat, bukan berarti Anda harus rakus.
Cara melakukannya, contoh, Anda mulai
makan di hari Selasa pukul 1 siang dengan menu yang cukup mengenyangkan,
dan Anda boleh makan lagi di hari Rabu di jam yang sama, yaitu pukul 1.
Sebelum Anda memutuskan untuk memulai
diet satu ini, ingatlah pesan yang disampaikan langsung oleh Deddy
Corbuzier, yang sering dilupakan oleh para pelakunya.
“Semua teori diet tidak ada yang salah
atau benar, mereka menggunakan caranya sendiri dengan kebaikkan atau
kekurangannya masing-masing. Teori OCD adalah teori yang saya
praktikkan, dan terapkan untuk diri saya sendiri, sebelum saya sebarkan
untuk masyarakat dan sangat cocok utuk saya,” tulis Deddy.
“Tidak ada satupun teori diet yang
menjamin penggunanya mendapatkan hasil yang maksimal, karena semua
tergantung dari pemahaman dan kerja keras, serta kesungguhan pelaku
dalam melawan genetika pelaku,” lanjutnya.
3. Boleh Makan Apa Saja
Setelah menjalani puasa orang bebas
makan apa saja, namun tetap tak boleh rakus. Untuk makanannya sendiri,
tidak ada pantangan apapun dalam mengkonsumsi makanan di waktu makan,
sehingga OCD cocok bagi pelaku diet yang tidak dapat menghindari
gorengan, santan dan makanan junk food lainnya. Tapi ingat, Anda adalah
apa yang Anda makan.
4. Berolahraga ketika berpuasa
Pembentukan otot lebih mmudah saat orang berpuasa dan jangan takut pingsan.
4. Berolahraga ketika berpuasa
Pembentukan otot lebih mmudah saat orang berpuasa dan jangan takut pingsan.
Editor : Zenal Manurung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar